Senin, 28 Februari 2011

Asmaul Husna dalam Lingkup Korporat (Seri- 3)

Ass,

Lanjutan dari seri 2 ASMAUL HUSNA by Dr. Muhammad Syafii Antonio

Subhaanallah, sangat aplikatif bagi kita yang kesehariannya berkecimpung sebagai bagian organisasi perusahaan

 

Salam,

budi

 

 

 

Asmaul Husna dalam Lingkup Korporat (Seri- 3)

 

 



Dalam lingkup korporat, terdapat beberapa elemen-elemen utama yang dapat mendukung produktifitas perusahaan. Elemen-elemen tersebut antara lain : Highly Motivated, Reliable, Independent, Planning, Brand Management, Production, Innovative, Promotion, Rewards and Punishment, Finance, Complaint Management, Market Penetration, Costumer Relation Management, Networking, Environmental Protection, Auditing, Accounting, Market Leader, Product Development, Corporate Social Responsibility.

Dalam optimalisasi elemen-elemen tersebut dalam rangka mencapai produktifitas maksimal, tiap individu perusahaan dapat meneladani asma-asma Allah sebagai sumber sikap dan landasan mentalnya. Seperti yang dirangkum dalam tabel berikut:

 

Elemen Korporat

Asmaul husna

Sikap Mental Individu

Highly Motivated

Al Baaits, The Ressurector, Tuhan Yang Maha Membangkitkan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu membangkitkan motivasi orang lain

Reliable

Al Wakiil, The Trustee, Tuhan Sang Maha Pemanggul Amanah.

Agar sukses, saya berusaha untuk bisa dipercaya apabila memiliki amanat.

Al Matiin, The Firm One, Tuhan Yang Maha Menggenggam Kekuatan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu bersikap teguh hati.

Ash Shomad, The Eternal, Tuhan Yang Maha Tidak Tergantung.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu dibutuhkan orang lain

Independent

Al Hayy, The Alive, Tuhan Yang Maha Hidup.

Agar sukses, saya berusaha untuk sering memberikan “kehidupan” kepada orang lain dan mendorong bawahan untuk selalu berkreasi

Al Qoyyuum, The Self Subsisting, Tuhan Yang Maha Menegakkan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu bersikap tegar dan mandiri.

Planning

Al Baari, The Evolver, Tuhan Sang Maha Penata.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu  merencanakan kegiatan secara matang(visi).

Brand Management

Al Adzhiim, The Great One, Tuhan Yang Maha Agung

Agar sukses, saya berusaha untuk bersifat agung dan senantiasa menjaga kredibilitas.

Dzul Jalaali wal Ikroom, Lord Majesty and Bounty, Tuhan Yang Maha Memiliki Kebesaran serta Kemuliaan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu agung, mulia dan terhormat

Production

Al Baari, The Evolver, Tuhan Sang Maha Penata.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu  merencanakan kegiatan secara matang(visi

Al Khooliq, The Creator, Tuhan Sang Maha Pencipta.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu mencipta/berkreasi

Inovative

Al Mushowwir, The Fashioner, Tuhan Sang Maha Pelukis.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu melukis, mendesain dan mewujudkan impian saya atau mewujudkan visi dan misi organisasi

Promotion

As Saamii, The All-Hearing, Tuhan Yang Maha Mendengar.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu mendengarkan & memahami orang lain (empati).

Al Bashir, The All-Seeing, Tuhan Yang Maha Melihat.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu melihat dan memperhatikan orang lain.

Rewards and Punishment

Al Muizz, The Honorer, Tuhan Yang Maha Membeningkan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu menjernihkan.

Al Mudzil, The Dishonorer, Tuhan Yang Maha Menyesatkan: demi keadilan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu merendahkan orang-orang yang jahat demi menuju keadilan

Al Khoofidl, The Abaser, Tuhan Yang Maha Merendahkan: demi keadilan.

Agar sukses, saya berusaha untuk merendah demi keadilan

Ar Roofi, The Exalter, Tuhan Yang Maha Megangkat: demi keadilan.

 

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu mengangkat demi keadilan

Finance

Al Ghoniyy, The Self Sufficient, Tuhan Yang Maha Kaya.

Agar sukses, saya berusaha untuk menjadi kaya lahir dan bathin.

Al Mughniy, The Enricher, Tuhan Yang Maha Menganugerahi Kekayaan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu memajukan orang lain.

Complaint Management

Al Mujiib, The Responsive, Tuhan Yang Maha Pemenuh Doa.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu memperhatikan keinginan orang lain atau keperluan dan kesulitan bawahan

Market Penetration

Al Waajid, The Finder, Tuhan Yang Maha Menemuikan.

Agar sukses, saya berusaha untuk melakukan sesuatu yang baru (inovasi) atau selalu  ingin sesuatu yang baru.

Al Fattah, The Opener, Tuhan Yang Maha Membuka (Hati).

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu membuka hati orang lain, perintis dan pelopor orang lain.

Costumer Relation Management

Ar Rohmaan, The Beneficient, Tuhan Yang Maha Pengasih (umum).

Agar sukses saya berusaha untuk menjadi seorang yang pengasih dan perhatian kepada sesama.

Ar Rohiim, The Merciful, Tuhan Yang Maha Penyayang (bersifat khusus).

Agar sukses saya berusaha untuk selalu bersifat penyayang kepada sesama.

Asy Syakur, The Appreciative, Tuhan Yang Maha Mensyukuri.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu berterima kasih kepada orang lain yang berbuat baik

Networking

As Salam, The Source of Peace, Tuhan Sang Maha Keselamatan.

Agar sukses, saya berusaha untuk hidup sejahtera dan mensejahterakan bawahan.

Al Waasi, The All-Embracing, Tuhan Yang Maha Luas.

Agar sukses, saya berusaha untuk memiliki wawasan yang luas.

Enviromental Protection

Al Muhaimin, The Protector, Tuhan Yang Maha Merawat.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu memelihara dan merawat.

Al Maani, The Preventer,

 

Tuhan Yang Maha Mencegah. Agar sukses, saya berusaha untuk selalu mencegah pengrusakan.

Accounting

Al Hasiib, The Auditor, Tuhan Yang Maha Pembuat Perhitungan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu teliti dan cermat dalam segala hal.

Al Muhshyi, The Reckoner, Tuhan Yang Maha Menghitung..

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu memperhatikan semua faktor dan semua sektor

Auditing

Al Muqiit, The Maintainer, Tuhan Yang Maha Pemelihara.

Agar sukses, saya berusaha untuk memperhatikan dan merasakan pengaduan orang lain

Ar Roqiib, The Watchful, Tuhan Sang Maha Pembaca Rahasia.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu mengawasi dan memantau

Market Leader

Al Wahiid, The Unique, Tuhan Yang Maha Tunggal.

Agar sukses, saya berusaha untuk menjadi orang nomor 1 (satu) di lingkungan saya

Al Ahad, The One, Tuhan Yang Maha Esa.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu menyatukan berbagai hal.

Al Awwal, The First, Tuhan Yang Maha Permulaan.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu menjadi orang pertama (inverter).

Product Development

Al Aliim, The All-Knowwing, Tuhan Yang Maha Mengetahui: ilmu.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu belajar dan berilmu

Al Kabiir, The Most Great, Tuhan Yang Maha Besar.

Agar sukses, saya berusaha untuk memiliki kebesaran

Corporate Social Responsibility

Al Kariim, The Generous One, Tuhan Yang Maha Mulia.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu dermawan.

Al Wahhaab, The Bestower, Tuhan Yang Maha Penganugerah. Agar sukses,

saya berusaha untuk selalu menjadi orang yang suka memberi (sifat).

Ar Rozzaq, The Provider, Tuhan Sang Maha Penabur Rezeki.

Agar sukses, saya berusaha untuk selalu memberi (praktek).

 

Penerapan nilai-nilai asmaul husna dalam budaya korporat dapat menjadi pencerahan baru (enlightens) dalam  manajemen perusahaan secara umum. Dengan bertitik tolak dari nilai-nilai spiritualitas, produktifitas karyawan sebagai elemen utama peningkatan produktifitas perusahaan secara agregat dapat lebih termaksimalkan dan bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama (long-term period). Hal ini karena dengan menempatkan manusia sebagai mahluk spiritual, setiap aktivitas akan dijalankan sebagai sesuatu yang bermakna. Karyawan bekerja untuk suatu alasan yang yang berarti, bukan sekedar demi materi dan kedudukan. Sehingga motif ibadah menjadi tujuan yang mengangkat, memuliakan, dan membawa ke eksistensi yang lebih tinggi

 

 

 

Budianto Hermawan

Instrument & Control Maintenance Dept

Dolphin Energy Ltd Qatar Operations

P.O. Box 22275, Raslaffan

Doha - Qatar

 

phone : +974 66561025

office : +974 44920429

email : budianto.hermawan@dolphinenergy.com

 

Tomorrow – Your reward for working safely today!!!

 

cid:image001.gif@01CA8C4E.5F7A51B0

 

**************************************************************************************************
This email and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of
the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email in error
please delete the email and any attachment(s) and inform the sender.  This footnote also confirms
that this email message has been scanned for the presence of computer viruses.
**************************************************************************************************

Optimalisasi Hidup Melalui Asmaul Husna (Seri-2)

Ass.

Silahkan di lanjut bacaan selanjutnya dari Bapak  Dr.Syafii Anotonio SEI

 

Salam,

budi

 

 

Optimalisasi Hidup Melalui Asmaul Husna (Seri-2)

 

 



Allah menunjukkan "keberadaan" dan "kedudukan"-Nya melalui sifat-sifat-Nya itu. Tidak disangsikan lagi, dorongan, kekuatan, adanya tempat untuk mengadu, jaminan, dukungan, dan karakter-karakter Allah yang mulia sangat diperlukan sebagai landasan sikap dan mental bagi sukesnya perjuangan setiap insan, baik secara individu, organisasi, maupun masyarakat dan bangsa. Dengan demikian, berlandaskan asmaul husna ini, minimal ada 5 (lima) hal yang dapat dilakukan: 1) Mengenal Allah lebih dekat lagi melalui nama dan sifat-sifat-Nya; 2) Memohon segala kebutuhan;  3) Mengadukan semua kesedihan dan keluh kesah kehidupan; 4) Meminta perlindungan dari segala kekhawatiran dan bahaya; 5) Belajar untuk berakhlak mulia dan meneladani-Nya, serta berkarakter terpuji.

1. Mengenal Allah lebih dekat lagi melalui nama dan sifat –sifat-Nya.

Allah secara kasat mata tidak bisa dilihat dan tidak bisa diraba. Jalan satu-satunya untuk mengenal Allah adalah dengan cara diberi tahu oleh Allah siapa Dia. Allah memperkenalkan siapa dirinya melalui asmā`-Nya dan melalui serangkaian informasi yang diwahyukan kepada Rasul-Nya. Allah SWT memperkenalkan diri-Nya melalui seluruh ciptaan dan makhluk-Nya, yang harus ditafakkuri dan ditadabburi oleh sang makhluk.

Perhatikan firman Allah dalam QS. Thāhā [20]:

&ldquohttp://www.syafiiantonio.com/smiley/4.gifialah Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia, Dia mempunyai asmaul husna(nama-nama yang baik).

2. Memohon

Dengan Doa  asmaul husna manusia dapat memohonkan segala kebutuhan kepada Allah karena dia adalah Al-Samī dan Al-Bashīr, Tuhan Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat segala kebutuhan hamba-Nya.

Firman-Nya dalam QS. Al-Arāf [7]: 180:

"Allah memiliki asmaul husna, maka memohonlah kepada-Nya dengan (menyebut) nama-nama yang baik itu…" 

3. Mengadukan

Seorang hamba dapat mengadukan segala keluh kesah dan penderitaan karena Dia begitu lembut dengan sifatnya yang Al-Lathīf . Dia bersedia mendengarkan keluh kesah kita karena Dia lah a very good listener, Al-Samī (Yang Maha Mendengar).

Allah berfirman dalam QS.  Al-Isrā [17]: 110:

Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai asmaul husna (nama-nama yang terbaik)….".

4. Meminta perlindungan dari segala kekhawatiran dan bahaya

Di atas itu, Dia juga Tuhan yang mampu memberikan perlindungan penuh (full protection) atas segala bahaya dan kezaliman hamba hamba-Nya yang jahat, karena Dia lah Allah Al-Qowiyy, Tuhan yang Maha Kuat, Al-MatīnAl-Azīz Tuhan Yang Maha Perkasa dan Al-Qahhār Tuhan yang mampu memaksakan kehendaknya. Dia juga Dzat yang sangat senang menolong hamba-Nya karena Dia lah Allah Al-Waliyy (yang Maha Melindungi). Tuhan Yang Maha Kokoh,

Firman Allah dalam QS. Al-Hasyr [59]: 24:

"Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di Bumi dan Dia lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."

5. Belajar  dan meneladani

Tingkat tertinggi yang mampu dicapai oleh seorang hamba terhadap Allah melalui asmaul husna adalah belajar dari sifat-sifat-Nya yang mulia dan berakhlak mulia serta meneladani karakter-Nya yang terpuji. Diharapkan dari proses belajar ini manusia akan sadar bahwa dirinya bukanlah siapa-siapa di hadapan Tuhannya Al-Khāliq (Yang Maha Pencipta), Al-Bāri (yang Maha Mengadakan dari tidak ada) dan Al-Mushawwir (yang Maha Membentuk reka). Semua insan harus berlaku adil karena Tuhannya Yang Maha Adil (Al- Adl). Manusia tidak boleh cepat marah dan naik pitam karena Tuhannya Yang Maha Sabar (Al-Shabūr). Manusia juga harus berlaku lembut kepada sesama karena Tuhan Yang Maha Lembut (al-Lathīf).

 

 

Budianto Hermawan

Instrument & Control Maintenance Dept

Dolphin Energy Ltd Qatar Operations

P.O. Box 22275, Raslaffan

Doha - Qatar

 

phone : +974 66561025

office : +974 44920429

email : budianto.hermawan@dolphinenergy.com

 

Tomorrow – Your reward for working safely today!!!

 

cid:image001.gif@01CA8C4E.5F7A51B0

 

**************************************************************************************************
This email and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of
the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email in error
please delete the email and any attachment(s) and inform the sender.  This footnote also confirms
that this email message has been scanned for the presence of computer viruses.
**************************************************************************************************

Minggu, 27 Februari 2011

RE: Alquran dan Daya Saing Ekspor

insya allah besok saya kirim yang lanjutan asmaul husna seri 2 dan 3 setelah tele conference dengan bapak Antonio, hehehehe
 

From: Suhiyar [Suhiyar@bakrieconstruction.com]
Sent: Monday, February 28, 2011 7:39 AM
To: Budianto Hermawan; mamat iskandar; Arabu Lapou / PT. Babcock & Wilcock Asia; Imam Muhtarom; imammuhtarom1.family@blogger.com; setiawan@capcx.com; slamet riyanto; Kistriono, Heksanto X; nazarrudins@yahoo.com; Ali, Zulkifli M; Mahfud md; Doso Darsono; Suhartedy - PTD
Subject: RE: Alquran dan Daya Saing Ekspor

Pa Budi

Terima kasih pa untuk 2 artikelnya pagi ini bagus sekali. Minta izin untuk bisa sy share ke temen2 di BC ya pa.

 

Klo ada lagi terus kirim, walau kita jarang kirim hehehe.

 

Salam

suhiyar

 

 

 


From: Budianto Hermawan [mailto:Budianto.Hermawan@dolphinenergy.com]
Sent: Monday, February 28, 2011 6:42 AM
To: 'mamat iskandar'; Arabu Lapou / PT. Babcock & Wilcock Asia; Suhiyar; 'Imam Muhtarom'; imammuhtarom1.family@blogger.com; setiawan@capcx.com; 'slamet riyanto'; Kistriono, Heksanto X; nazarrudins@yahoo.com; Ali, Zulkifli M; Mahfud md; Doso Darsono; Suhartedy - PTD
Subject: Alquran dan Daya Saing Ekspor

 

Ass.

Bapak-bapak yang dimuliakan oleh Allah SWT

Terlampir tausyiah dari Dr. Muhammad Syafii Antonio M EI

Sangat bagus dan memotivasi kita semua,

 

Salam,

budi

 

 

 

Alquran dan Daya Saing Ekspor

 

Seiring dengan peringatan Nuzulul Quran yang baru saja berlalu, menjadi pertanyaan besar bagi kita tentang sejauh mana Al Quran saat ini mampu menjadi pedoman hidup dan kehidupan kita, atau sejauh mana Al Quran dapat mewarnai gerak langkah kehidupan kita dalam segala aspek kehidupan, termasuk salah satunya adalah dalam aspek berbisnis.

Judul topik dari tulisan ini memang agak aneh karena menggandengkan dua hal yang biasanya berasingan; Alquran dengan ekspor, Alquran dengan Debt Service Ratio (DSR) atau Hadis Rasul tentang itqan dengan Maximum Production Capacity. Keterasingan ini memang memiliki alasan tersendiri karena umat Islam Indonesia pada khususnya dan umat Islam global pada umumnya telah terlalu lama dipaksa atau terpaksa memisahkan Islam dari segenap kehidupan bisnis dan ekonominya.

Seperti yang pernah diajarkan Christiaan Snouck Hurgronje pada rakyat Aceh "cukuplah kaum Muslimin Aceh untuk khusuk beribadat di mushala dan langgar, biar kami kaum company yang mengurusi segenap perkebunan karet dan teh". (lihat The Achehnese ; demikian juga Paper on Islam and East Indies). Ajakan ini sekilas adalah ungkapan tulus dari seorang penjajah untuk memberikan kesempatan kepada kaum Muslimin agar khusuk beribadah, tidak berkotor-kotor tangan dengan pertanian dan perkebunan serta bagaimana menjual atau mengekspornya. Pada hakikatnya ajakan ini adalah racun busuk yang bertolak belakang dengan (i) hakikat khalifat al-Allah fi al-ard,  (ii) perintah istimar al-ard atau membangun dan memakmurkan bumi Allah, dan (iii) seruan fantasyiru fi al-ard atau bertebaran di muka bumi untuk menjadi pemain ekonomi yang diperhitungkan.


Berkaitan dengan daya saing ekspor, sebagai umat yang mengimani Alquran kita diingatkan oleh Allah SWT dalam surat al-Jumah ayat 9-10 dengan pesan yang teramat penting: "Hai orang-orang yang beriman jika kalian diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat maka bergegaskan mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik jika kalian mengetahui. Apabila shalat sudah ditunaikan maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah karunia Allah serta banyak-banyaklah mengingat Allah agar kalian menjadi orang yang beruntung." Pemahaman sekilas akan ayat ini tidaklah memberikan indikasi kecuali (i) segera memenuhi panggilan Allah untuk shalat Jumat, (ii) keseimbangan dalam beribadah dan berbisnis. Ternyata, jikalau kita perhatikan dengan lebih seksama dilalah ayat ini tidak berhenti sampai di sini. Ada dua hal lagi yang harus kita cermati, yaitu (i) fantasyiruu fi al-ard (bertebaranlah di muka bumi) dan (ii) wabtaghu min fadl Allah (carilah anugrah/rezeki Allah). Redaksi fantasyiruu yang mengisyaratkan amr atau perintah melarang kita untuk terus berdiam diri di mushala atau langgar versi Snouck Hurgronje tetapi wajib keluar dan bertebaran melakukan segenap aktivitas bisnis setelah shalat fardlu selesai ditunaikan. Ke mana kita harus melangkah? Ternyata Allah SWT tidak membatasinya hanya sekadar di kampung, kecamatan, kabupaten, provinsi, atau Indonesia saja (baca jago kandang). Allah memerintahkan kita untuk go global atau fi al-ard. Ini artinya kita harus menembus Eropa, Amerika, Australia, dan Jepang. Untuk apa kita bertebaran ke tempat-tempat tersebut? Allah menjawab bukan untuk tourism belaka, tetapi untuk berdagang dan mencari rezeki (wabtaghu min fadl Allah).


Ketika perintah bertebaran ke pasar global Amerika, Eropa, Australia, dan Jepang bersatu dengan perintah berdagang, di sinilah letak tantangan daya saing ekspor. Karena dengan demikian kita harus membawa goods and services dan komoditas ekspor lainnya serta bersaing dengan pemain-pemain global lainnya (Cina, Taiwan, Korea, India, Thailand, dan lain-lain).
Menurut kaidah marketing yang sangat sederhana tidak mungkin kita bisa bersaing sebelum minimal memiliki daya saing di 4 P: Products, Price, Promotion, dan Placement atau delivery. Hanya dengan produk yang inovatif dan kualitas yang memadai kita bisa merebut market share. Produk yang inovatif baru akan laku bila dijual dengan harga (price) yang bersaing dan promosi yang efektif. Demikian juga nasabah baru akan setia dan terpuaskan bila kita menyerahkannya (placement) sesuai jadwal dan after sales service (layanan purna jual) yang prima.

Dalam Surat al-Quraish Allah melukiskan satu contoh dari kaum Quraish (leluhur Rasulullah dan petinggi bangsa Arab) yang telah mampu menjadi pemain global dengan segala keterbatasan sumberdaya alam mereka. Allah berfirman, "Karena kebiasaan orang-orang Quraish. (Yaitu) kebiasaan melakukan perjalan dagang pada musim dingin dan musim panas." Para ahli tafsir baik klasik, seperti al-Thabari, Ibn Katsir, Zamakhsyari, maupun kontemporer seperti, al-Maraghi, az-Zuhaily, dan Sayyid Qutb, hampir sepakat bahwa perjalanan dagang musim dingin dilakukan ke utara seperti Syria, Turki, Bulgaria, Yunani, dan sebagian Eropa Timur, sementara perjalanan musim panas dilakukan ke selatan seputar Yaman, Oman, atau bekerja sama dengan para pedagang Cina dan India yang singgah di pelabuhan internasional Aden.

Contoh yang paling dekat dengan kemampuan dagang yang dilukiskan Alquran saat ini mungkin terdapat pada Singapura atau Hong Kong, negeri yang miskin sumberdaya alam tetapi mampu menggerakkan dan mengontrol alur ekspor di regional Asia Tenggara dan pasifik. Bagaimana dengan Indonesia, yang luas salah satu provinsinya (Riau) 50 kali Singapura, dengan potensi ekspor dan sumberdaya alam yang ribuan kali lipat? Mungkin kita harus becermin pada Alquran yang selama ini kita tinggalkan untuk urusan bisnis dan ekonomi.
Siapkah anda?.

 

 

Budianto Hermawan

Instrument & Control Maintenance Dept

Dolphin Energy Ltd Qatar Operations

P.O. Box 22275, Raslaffan

Doha - Qatar

 

phone : +974 66561025

office : +974 44920429

email : budianto.hermawan@dolphinenergy.com

 

Tomorrow – Your reward for working safely today!!!

 

cid:image001.gif@01CA8C4E.5F7A51B0

 

**************************************************************************************************
This email and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of
the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email in error
please delete the email and any attachment(s) and inform the sender.  This footnote also confirms
that this email message has been scanned for the presence of computer viruses.
**************************************************************************************************
**************************************************************************************************
This email and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of
the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email in error
please delete the email and any attachment(s) and inform the sender.  This footnote also confirms
that this email message has been scanned for the presence of computer viruses.
**************************************************************************************************

I NEED YOUR URGENT RESPOND

I NEED YOUR URGENT RESPOND

 

FROM Mr.Mousa Ali.

The Head of File and Auditing Department,

BANK OF AFRICA (B.O.A)

Ouagadougou Burkina-Faso ( West Africa )

 

REMITTANCE OF US$20,5;MILLION

CONFIDENTIAL IS THE CASE. VERY URGENT ATTENTION

 

This message might meet you in utmost surprise, however, it's just my Urgent need for foreign partner that made me to contact you for this transaction I am a banker by profession from Burkina Faso in West Africa and currently holding the post of director Auditing and accounting unit of the bank.

 

I have the opportunity of transferring the left over Funds ($20.5 million) of one of my bank clients who died Along with his entire family in a plane crash.

 

All expenses incurred by you and me in this transaction will be deducted out from the 10% of the total fund before the sharing of the fund according to the percentages agreed. I will come over to your country as soon as the transfer is over to receive my own share of the fund for further investments by your advice. Please I want you to understand that a stitch in time saves nine so write back and tell me if you really want to carry out this transaction with me.

 

From banking experience it will take up to fourteen(14) working days to conclude this transfer. I sincerely need your help because this might be my first and last opportunity of hitting big money. I also would want you to treat this affair as both urgent, top secret and confidential. I want you to also know that this transaction will involve some expenses which will be shared among both of us.

 

This payment will be effected through Swift Telegraphic Transfer.

Your Urgent response is needed for immediate transfer of this fund in to your receiving bank account.

 

http://newswww.bbc.net.uk/2/hi/uk_news/england/oxfordshire/4537663.stm

(FILL THIS FORM BELLOW PLEASE AND RESEND IT TO ME).

 

Your name in full.......................... ........

Your country....................... ..................

Your age........................... ....................

Your cell phone......................... ...........

Your occupation.................... ...............

Your sex........................... ....................

Your International passport..................

Your marital status........................ ........

Your bank name.......................... ..........

 

Best Regards,

Mr.Mousa Ali.


 

RE: Alquran dan Daya Saing Ekspor

Pa Budi

Terima kasih pa untuk 2 artikelnya pagi ini bagus sekali. Minta izin untuk bisa sy share ke temen2 di BC ya pa.

 

Klo ada lagi terus kirim, walau kita jarang kirim hehehe.

 

Salam

suhiyar

 

 

 


From: Budianto Hermawan [mailto:Budianto.Hermawan@dolphinenergy.com]
Sent: Monday, February 28, 2011 6:42 AM
To: 'mamat iskandar'; Arabu Lapou / PT. Babcock & Wilcock Asia; Suhiyar; 'Imam Muhtarom'; imammuhtarom1.family@blogger.com; setiawan@capcx.com; 'slamet riyanto'; Kistriono, Heksanto X; nazarrudins@yahoo.com; Ali, Zulkifli M; Mahfud md; Doso Darsono; Suhartedy - PTD
Subject: Alquran dan Daya Saing Ekspor

 

Ass.

Bapak-bapak yang dimuliakan oleh Allah SWT

Terlampir tausyiah dari Dr. Muhammad Syafii Antonio M EI

Sangat bagus dan memotivasi kita semua,

 

Salam,

budi

 

 

 

Alquran dan Daya Saing Ekspor

 

Seiring dengan peringatan Nuzulul Quran yang baru saja berlalu, menjadi pertanyaan besar bagi kita tentang sejauh mana Al Quran saat ini mampu menjadi pedoman hidup dan kehidupan kita, atau sejauh mana Al Quran dapat mewarnai gerak langkah kehidupan kita dalam segala aspek kehidupan, termasuk salah satunya adalah dalam aspek berbisnis.

Judul topik dari tulisan ini memang agak aneh karena menggandengkan dua hal yang biasanya berasingan; Alquran dengan ekspor, Alquran dengan Debt Service Ratio (DSR) atau Hadis Rasul tentang itqan dengan Maximum Production Capacity. Keterasingan ini memang memiliki alasan tersendiri karena umat Islam Indonesia pada khususnya dan umat Islam global pada umumnya telah terlalu lama dipaksa atau terpaksa memisahkan Islam dari segenap kehidupan bisnis dan ekonominya.

Seperti yang pernah diajarkan Christiaan Snouck Hurgronje pada rakyat Aceh "cukuplah kaum Muslimin Aceh untuk khusuk beribadat di mushala dan langgar, biar kami kaum company yang mengurusi segenap perkebunan karet dan teh". (lihat The Achehnese ; demikian juga Paper on Islam and East Indies). Ajakan ini sekilas adalah ungkapan tulus dari seorang penjajah untuk memberikan kesempatan kepada kaum Muslimin agar khusuk beribadah, tidak berkotor-kotor tangan dengan pertanian dan perkebunan serta bagaimana menjual atau mengekspornya. Pada hakikatnya ajakan ini adalah racun busuk yang bertolak belakang dengan (i) hakikat khalifat al-Allah fi al-ard,  (ii) perintah istimar al-ard atau membangun dan memakmurkan bumi Allah, dan (iii) seruan fantasyiru fi al-ard atau bertebaran di muka bumi untuk menjadi pemain ekonomi yang diperhitungkan.


Berkaitan dengan daya saing ekspor, sebagai umat yang mengimani Alquran kita diingatkan oleh Allah SWT dalam surat al-Jumah ayat 9-10 dengan pesan yang teramat penting: "Hai orang-orang yang beriman jika kalian diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat maka bergegaskan mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik jika kalian mengetahui. Apabila shalat sudah ditunaikan maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah karunia Allah serta banyak-banyaklah mengingat Allah agar kalian menjadi orang yang beruntung." Pemahaman sekilas akan ayat ini tidaklah memberikan indikasi kecuali (i) segera memenuhi panggilan Allah untuk shalat Jumat, (ii) keseimbangan dalam beribadah dan berbisnis. Ternyata, jikalau kita perhatikan dengan lebih seksama dilalah ayat ini tidak berhenti sampai di sini. Ada dua hal lagi yang harus kita cermati, yaitu (i) fantasyiruu fi al-ard (bertebaranlah di muka bumi) dan (ii) wabtaghu min fadl Allah (carilah anugrah/rezeki Allah). Redaksi fantasyiruu yang mengisyaratkan amr atau perintah melarang kita untuk terus berdiam diri di mushala atau langgar versi Snouck Hurgronje tetapi wajib keluar dan bertebaran melakukan segenap aktivitas bisnis setelah shalat fardlu selesai ditunaikan. Ke mana kita harus melangkah? Ternyata Allah SWT tidak membatasinya hanya sekadar di kampung, kecamatan, kabupaten, provinsi, atau Indonesia saja (baca jago kandang). Allah memerintahkan kita untuk go global atau fi al-ard. Ini artinya kita harus menembus Eropa, Amerika, Australia, dan Jepang. Untuk apa kita bertebaran ke tempat-tempat tersebut? Allah menjawab bukan untuk tourism belaka, tetapi untuk berdagang dan mencari rezeki (wabtaghu min fadl Allah).


Ketika perintah bertebaran ke pasar global Amerika, Eropa, Australia, dan Jepang bersatu dengan perintah berdagang, di sinilah letak tantangan daya saing ekspor. Karena dengan demikian kita harus membawa goods and services dan komoditas ekspor lainnya serta bersaing dengan pemain-pemain global lainnya (Cina, Taiwan, Korea, India, Thailand, dan lain-lain).
Menurut kaidah marketing yang sangat sederhana tidak mungkin kita bisa bersaing sebelum minimal memiliki daya saing di 4 P: Products, Price, Promotion, dan Placement atau delivery. Hanya dengan produk yang inovatif dan kualitas yang memadai kita bisa merebut market share. Produk yang inovatif baru akan laku bila dijual dengan harga (price) yang bersaing dan promosi yang efektif. Demikian juga nasabah baru akan setia dan terpuaskan bila kita menyerahkannya (placement) sesuai jadwal dan after sales service (layanan purna jual) yang prima.

Dalam Surat al-Quraish Allah melukiskan satu contoh dari kaum Quraish (leluhur Rasulullah dan petinggi bangsa Arab) yang telah mampu menjadi pemain global dengan segala keterbatasan sumberdaya alam mereka. Allah berfirman, "Karena kebiasaan orang-orang Quraish. (Yaitu) kebiasaan melakukan perjalan dagang pada musim dingin dan musim panas." Para ahli tafsir baik klasik, seperti al-Thabari, Ibn Katsir, Zamakhsyari, maupun kontemporer seperti, al-Maraghi, az-Zuhaily, dan Sayyid Qutb, hampir sepakat bahwa perjalanan dagang musim dingin dilakukan ke utara seperti Syria, Turki, Bulgaria, Yunani, dan sebagian Eropa Timur, sementara perjalanan musim panas dilakukan ke selatan seputar Yaman, Oman, atau bekerja sama dengan para pedagang Cina dan India yang singgah di pelabuhan internasional Aden.

Contoh yang paling dekat dengan kemampuan dagang yang dilukiskan Alquran saat ini mungkin terdapat pada Singapura atau Hong Kong, negeri yang miskin sumberdaya alam tetapi mampu menggerakkan dan mengontrol alur ekspor di regional Asia Tenggara dan pasifik. Bagaimana dengan Indonesia, yang luas salah satu provinsinya (Riau) 50 kali Singapura, dengan potensi ekspor dan sumberdaya alam yang ribuan kali lipat? Mungkin kita harus becermin pada Alquran yang selama ini kita tinggalkan untuk urusan bisnis dan ekonomi.
Siapkah anda?.

 

 

Budianto Hermawan

Instrument & Control Maintenance Dept

Dolphin Energy Ltd Qatar Operations

P.O. Box 22275, Raslaffan

Doha - Qatar

 

phone : +974 66561025

office : +974 44920429

email : budianto.hermawan@dolphinenergy.com

 

Tomorrow – Your reward for working safely today!!!

 

cid:image001.gif@01CA8C4E.5F7A51B0

 

**************************************************************************************************
This email and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of
the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email in error
please delete the email and any attachment(s) and inform the sender.  This footnote also confirms
that this email message has been scanned for the presence of computer viruses.
**************************************************************************************************